Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelarian dua pria yang diduga menjambret gelang emas di kawasan Panam, Pekanbaru, berakhir setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh di Jalan Cipta Karya, Senin (14/9/2026).
Kedua pria tersebut yakni RF alias Ijal (27) dan IS alias Ilham (22). Keduanya diamankan warga setelah terjatuh dan sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum diserahkan kepada polisi.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Munte mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku diduga menjambret gelang emas milik seorang ibu rumah tangga di Jalan Eka Tunggal, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Binawidya.
Peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor sepulang berbelanja. Kedua pelaku yang melihat korban mengenakan gelang emas di tangan kiri kemudian diduga memepet kendaraan korban.
“Dua orang laki-laki langsung memepet korban dan merampas gelang emas di tangan kiri korban,” ujar Martin.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mengejar kedua pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Namun, saat melintas di persimpangan Jalan Cipta Karya Ujung, sepeda motor yang dikendarai keduanya tiba-tiba terjatuh.
“Remnya lengket,” jelas Martin.
Gelang Emas Ditemukan di Saku Pelaku
Setelah kedua pelaku terjatuh, warga langsung mengamankan mereka. Keduanya mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.
Dalam pemeriksaan awal di lokasi, warga menemukan gelang emas milik korban di saku celana salah satu pelaku.
“Pelaku sudah diamankan warga. Ditemukan barang berupa emas berbentuk pita seberat 2 emas di saku celana pelaku IS,” jelasnya.
Personel Polsek Binawidya kemudian tiba di lokasi dan membawa RF dan IS ke Mapolsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BM 4718 PAB yang diduga digunakan kedua pelaku saat beraksi.
Martin menyebut, pemeriksaan awal menunjukkan dugaan aksi tersebut dilatarbelakangi faktor ekonomi. Selain itu, kedua pelaku diduga membutuhkan uang untuk membeli narkoba.
“Faktor ekonomi dan berkebutuhan untuk konsumsi narkoba,” ungkapnya.
Saat ini, RF dan IS masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Binawidya. Polisi juga melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan keduanya dalam aksi kejahatan lainnya.
