Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai melakukan pelebaran Jalan Tuanku Tambusai di sekitar Rumah Sakit Hermina, Pekanbaru. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari penataan lalu lintas kawasan Simpang Mal SKA untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Zulfahmi mengatakan pelebaran Jalan Tuanku Tambusai atau yang dikenal sebagai Jalan Nangka akan menambah kapasitas jalan secara signifikan. Setelah pekerjaan selesai, masing-masing arah jalan akan memiliki lebar sekitar 14 meter dengan empat lajur kendaraan.
Pelebaran Jadi Delapan Lajur
“Untuk ruas yang kita lebarkan nanti, masing-masing arahnya sekitar 14 meter. Di setiap arah ada empat lajur,” ungkap Zulfahmi, Senin (14/9/2026).
Menurut Zulfahmi, pelebaran tersebut tidak hanya bertujuan menambah kapasitas Jalan Tuanku Tambusai. Pemerintah juga mengintegrasikan pekerjaan itu dengan penataan lalu lintas di kawasan Simpang SKA yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan di Pekanbaru.
Persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dengan Jalan Soekarno-Hatta kerap mengalami antrean panjang, terutama pada jam sibuk ketika kendaraan dari berbagai arah bertemu. Kepadatan juga cenderung meningkat saat akhir pekan.
Pemprov Percepat Penanganan Kemacetan
Zulfahmi mengatakan persoalan kemacetan di kawasan Simpang SKA telah menjadi perhatian pemerintah sejak lama. Keluhan masyarakat terkait antrean kendaraan di kawasan tersebut juga cukup sering disampaikan.
“Kalau sudah masuk jam sibuk, antrean kendaraan di sana memang sering panjang. Apalagi akhir pekan, kemacetan sering terjadi dan masyarakat juga banyak yang mengeluhkan kondisi itu,” sebutnya.
Karena itu, Pemprov Riau meminta penanganan kawasan tersebut dilakukan lebih cepat. “Ini juga sudah menjadi perhatian pimpinan. Kita diminta bergerak cepat supaya persoalan kemacetan di persimpangan itu bisa kita tangani,” pungkasnya.
