Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah melakukan pelebaran U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru. Langkah tersebut mendapat apresiasi warga karena dinilai dapat membantu mengurai kemacetan di dua ruas jalan utama tersebut.
Pelebaran jalan dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemprov Riau meningkatkan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk.
Warga Apresiasi Gerak Cepat Pemprov Riau
Salah seorang warga, Septa, mengaku bersyukur dengan pembenahan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta. Warga Kecamatan Binawidya tersebut menyebut kedua ruas jalan itu memiliki mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.
Menurutnya, kemacetan selama ini kerap terjadi di kawasan Jalan Tuanku Tambusai, terutama di sekitar Masjid Raudhatul Jannah dan Rumah Sakit (RS) Hermina.
Sementara di Jalan Soekarno-Hatta, pelebaran dilakukan di depan Mal Living World (LW), termasuk U-Turn di depan Lotte Mart dan depan Perumahan Citra Land.
“Sebagai salah seorang yang sering melintasi tersebut, saya sangat bersyukur atas pelebaran jalan ini. Selama ini kawasan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta di jam-jam tertentu sering macet,” sebutnya.
Septa menilai peningkatan kapasitas jalan penting untuk mengimbangi pertumbuhan kendaraan dan aktivitas masyarakat di Pekanbaru. Menurutnya, ruas jalan tersebut menjadi jalur dengan mobilitas tinggi karena terdapat rumah sakit, kampus, pusat perbelanjaan, permukiman, serta berbagai fasilitas pelayanan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian yang ditunjukkan oleh Plt Gubri SF Hariyanto. Meskipun belum setahun menjadi orang nomor satu di Riau, SF Hariyanto telah mampu melihat persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, terutama Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau,” ungkap Septa.
Diharapkan Dukung Mobilitas dan Ekonomi
Ia mengatakan pelebaran jalan tidak hanya berpotensi mengurangi kemacetan, tetapi juga dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat.
Septa juga mengapresiasi langkah Pemprov Riau yang tetap mendorong pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran.
“Memang setiap pembangunan membutuhkan biaya besar, dan mungkin ini yang menjadi kendala sehingga pelebaran jalan ini belum terjadi. Tapi semua itu bisa diatasi jika pemimpinnya memang serius dalam melakukan pembangunan dan pelebaran jalan. Ini bisa dilihat dari komitmen yang ditunjukkan oleh SF Hariyanto,” ujarnya.
Ia berharap sinergi Pemprov Riau dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus diperkuat. Menurutnya, penanganan kemacetan dan pembangunan infrastruktur perkotaan membutuhkan kolaborasi lintas pemerintah daerah.
“Karena Riau ini butuh pemimpin yang mampu bekerja dan berbuat bagi masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Plt Gubri SF Hariyanto,” tutupnya.
Selain Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta, Pemprov Riau juga tengah melakukan pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru di samping Masjid Raya Annur Provinsi Riau.
Dalam waktu dekat, Pemprov Riau juga akan menghubungkan Jalan Cut Nyak Dien dengan Jalan Pepaya Pekanbaru sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan di ruas Jalan Jenderal Sudirman.
