Dua Rumah di Bangkinang Ludes Terbakar, Wabup Kampar Serahkan Bantuan kepada Korban

Kampar, Sosial24 Dilihat

Bangkinang (Riaunews.com) – Kebakaran menghanguskan dua rumah warga di Gang Mangga, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Rabu (22/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda di dalam kedua rumah dilaporkan tidak dapat diselamatkan.

Dua rumah yang terbakar diketahui milik Inayati dan saudaranya, Asni. Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga, api dengan cepat membesar dan merambat hingga menghanguskan kedua bangunan yang berdempetan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang cukup besar. Seluruh barang yang berada di dalam kedua rumah dilaporkan ikut hangus terbakar.

Wabup Kampar Tinjau Lokasi Kebakaran

Wakil Bupati Kampar Misharti mendatangi lokasi kebakaran untuk melihat langsung kondisi keluarga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan darurat. Ia meninjau sisa bangunan yang terbakar, berdialog dengan para korban, serta memberikan dukungan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.

“Dengan adanya kejadian musibah ini, mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, kami, Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan saya selaku Wakil Bupati beserta jajaran Pemda turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberi kesabaran dan lapang dada dalam menerima cobaan ini,” kata Misharti.

Pemerintah Kabupaten Kampar juga menyalurkan bantuan berupa paket logistik darurat dan sembako untuk memenuhi kebutuhan sementara para korban pascakebakaran. Selain itu, Misharti mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha tetap dalam kondisi aman. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Komentar