Kampar (Riaunews.com) – Polsek Kampar Kiri bersama TNI, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau. Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel siaga yang digelar di Lapangan Kantor Polsek Kampar Kiri, Rabu (22/7/2026).
Apel dipimpin Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar didampingi Plt Camat Kampar Kiri Sri Nuryani dan Danramil 05/Kampar Kiri Mayor Inf Hendri Donan. Sekitar 100 personel gabungan mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari personel Polsek Kampar Kiri, Koramil 05/Kampar Kiri, Satpol PP Kecamatan Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Gunung Sahilan, Regu Pemadam Kebakaran (RPK), perwakilan PT PSPI, PT GBI, PT KPR, PT RAPP, serta para kepala desa di wilayah Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu, dan Gunung Sahilan.
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar menegaskan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Ia meminta seluruh unsur terkait meningkatkan deteksi dini di wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran.
Tingkatkan Patroli dan Edukasi Masyarakat
Rusyandi juga meminta patroli bersama perangkat desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terus ditingkatkan. Selain itu, masyarakat diimbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar sebagai upaya mencegah munculnya titik api.
Menurutnya, respons cepat ketika titik api ditemukan menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas. Karena itu, sinergi antara aparat, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus terus diperkuat. Ia juga menegaskan penegakan hukum akan dilakukan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Usai apel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melakukan pengecekan terhadap berbagai peralatan penanggulangan karhutla, seperti mesin pompa mini striker, pompa punggung, selang pemadam, nozzle, lampu sorot, perlengkapan P3K, serta peralatan pendukung lainnya yang disiapkan PT RAPP. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap digunakan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kampar Kiri dan sekitarnya.







Komentar