Longsor di Kuala Enok Inhil, Empat Rumah Terseret ke Sungai

Inhil, Lingkungan20 Dilihat

Indragiri Hilir (Riaunews.com) – Tanah longsor kembali melanda kawasan pesisir Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (16/6/2026). Sebanyak 14 rumah terdampak, dengan empat di antaranya terseret ke sungai yang berada di dekat muara laut.

Peristiwa tersebut dipicu abrasi akibat hantaman ombak yang terus mengikis daratan. Kondisi itu diperparah dengan kontur tanah yang labil sehingga kawasan tersebut tergolong rawan longsor.

Longsor terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Pasar Kuala Enok sekitar pukul 09.45 WIB dan di Jalan Kampung Jawa AEC sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, R Arliansah, mengatakan petugas masih berada di lokasi untuk membantu warga dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Tim kami masih berada di lokasi untuk membantu korban sekaligus bersiaga mengantisipasi kejadian serupa,” kata Arliansah, Rabu (17/6/2026).

Fasilitas Umum Rusak, Warga Mengungsi

Selain merusak rumah warga, longsor juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, seperti vihara, jalan umum, dan pelabuhan.

Belasan kepala keluarga yang terdampak bencana terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman. Sementara itu, BPBD Inhil telah mendirikan posko darurat untuk membantu penanganan warga terdampak.

BPBD memperkirakan total kerugian akibat bencana tersebut mencapai Rp320 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Arliansah mengatakan, petugas telah melakukan evakuasi warga, pendataan dampak bencana, serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait.

Selain itu, BPBD juga telah menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga terdampak.

“Saat ini kebutuhan mendesak adalah pengamanan lokasi dan bantuan khusus bagi kelompok rentan seperti lansia dan balita,” ujar Arliansah.

Komentar