13 Kecamatan di Sumut Masih Terisolasi Pascabencana Banjir Bandang dan Longsor

Daerah, Lingkungan159 Dilihat

Medan (Riaunews.com) – Sebanyak 13 kecamatan di Sumatera Utara (Sumut) masih terisolasi hampir dua pekan setelah banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah. Kondisi ini terjadi di empat daerah, yakni Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.

BPBD Sumut mencatat wilayah terparah berada di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 11 kecamatan yang masih terputus aksesnya. Kecamatan tersebut meliputi Sosor Gadong, Sorkam, Kolang, Sitahuis, Lumut, Badiri, Tukka, Pasaribu Tobing, Pinang Sori, Sibabangun, dan Tapian Nauli. Jalur darat belum dapat dilalui kendaraan karena rusak parah oleh material longsor dan banjir.

Di Kabupaten Tapanuli Utara, dua kecamatan—Adian Koting dan Parmonangan—masih belum bisa diakses kendaraan roda dua maupun roda empat. Distribusi bantuan ke wilayah ini dilakukan melalui helikopter atau dengan berjalan kaki oleh petugas TNI dan tim gabungan.

BPBD Sumut menyebut bantuan tetap dikirim secara berkala meski akses terbatas. Di beberapa lokasi, bantuan disalurkan lewat dapur umum di tingkat kecamatan karena kondisi belum memungkinkan untuk mendistribusikan langsung kepada warga. Pihak berwenang memastikan penanganan terus dilakukan sembari menunggu pembukaan akses jalan yang terputus.

Komentar