Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berupaya menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat dengan menggelar operasi pasar murah secara rutin.
Kegiatan pasar murah kali ini dilaksanakan di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (22/4/2026). Program ini digelar lima hari dalam sepekan dan disebar di berbagai kabupaten/kota.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Riau, Taufiq OH melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, menyebut pasar murah bertujuan menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi bahan pokok.
“Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga harga tetap stabil di masyarakat,” ujarnya.
Pasar murah dimulai pukul 08.30 WIB. Masyarakat diminta datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa kantong belanja sendiri guna mengurangi penggunaan plastik.
Daftar Harga Bahan Pokok
Dalam kegiatan ini, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya:
- Beras SPHP: Rp60.000/5 kg
- Beras Anak Daro dan Sokan 10 kg: Rp165.000
- Beras Anak Daro dan Sokan 5 kg: Rp83.000
- Gula: Rp18.500/kg
- Minyakita: Rp15.500/bungkus
- Garam Krista: Rp2.000/200 gram
- Garam Nusantara: Rp2.000/250 gram
- Tepung Segitiga Biru: Rp13.000/bungkus
Sementara itu, harga komoditas seperti cabai, bawang, kentang, dan telur menyesuaikan harga pasar atau harga petani.
Upaya Kendalikan Inflasi
Pemprov Riau berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Program pasar murah juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan.







Komentar