Kampar (Riaunews.com) – Polda Riau melakukan pemantauan intensif arus mudik Lebaran di jalur lintas Riau–Sumatera Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar, Senin (23/3/2026). Arus lalu lintas terpantau padat, namun tetap berjalan lancar dan terkendali.
Kegiatan monitoring melibatkan sejumlah pejabat utama, termasuk Karo Ops Polda Riau dan Dansat Brimobda. Di lapangan, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, didampingi Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadan Sebayang, memantau langsung kondisi arus kendaraan.
Untuk mendukung kelancaran, personel disiagakan di sejumlah titik strategis seperti pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang beroperasi selama 24 jam.
Volume Kendaraan Meningkat
Sejumlah pos yang aktif di antaranya Pos Pam Kualu Nenas Tambang, Pos Pam Gerbang Tol Sungai Pinang, Pos Terpadu Bangkinang Kota, Pos Pam Gerbang Tol Tanjung Alai, serta Pos Yan XIII Koto Kampar.
Selain itu, pengamanan diperkuat dengan kehadiran Tim RAICET Polres Kampar yang bergerak secara mobile untuk memantau situasi serta mengurai kepadatan kendaraan.
Berdasarkan data hingga H+3 arus mudik, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 112.640 unit. Angka ini meningkat 1,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 110.712 kendaraan.
Antisipasi Arus Balik
Pada ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang, Polda Riau bersama pemangku kepentingan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus balik.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah penambahan gardu masuk di Gerbang Tol XIII Koto Kampar jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
“Kami memastikan seluruh personel dan sarana pendukung dalam kondisi siap. Penguatan pengamanan di titik rawan serta kesiapan rekayasa lalu lintas menjadi prioritas,” ujar Jeki.
Ia juga mengimbau pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga etika berkendara demi keselamatan selama perjalanan mudik.







Komentar