Karhutla Masih Terjadi di Tiga Daerah di Riau, Lima Titik Api Ditangani

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di tiga daerah di Provinsi Riau. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik api.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Riau, Jim Gafur, mengatakan terdapat lima titik api yang masih ditangani di Kabupaten Bengkalis, Kampar, dan Indragiri Hilir.

“Titik api yang masih ditangani ada lima lokasi. Tiga titik berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan satu titik di Kabupaten Bengkalis serta Kampar,” ujarnya.

Tim Gabungan Lakukan Pemadaman Darat

Jim menjelaskan tiga titik kebakaran di Kabupaten Indragiri Hilir berada di Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling; Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung; serta Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran.

Sementara satu titik api terdeteksi di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Satu titik lainnya berada di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

Upaya pemadaman saat ini dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) yang terus bekerja di lapangan.

“Petugas di lapangan masih melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi. Seluruh tim gabungan terus bekerja untuk mengendalikan api agar tidak meluas,” jelasnya.

Ia menambahkan bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih dalam proses penyiapan dan belum tiba di Riau. Karena itu, pemadaman sementara masih mengandalkan personel serta peralatan darat.

BPBD Damkar Riau juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat sebagian wilayah Riau mulai memasuki musim kemarau sehingga potensi kebakaran lahan cukup tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena potensi kebakaran bisa cepat meluas,” pungkasnya.

Komentar