DPRD Riau Minta Mal dan Gerai Oleh-oleh Beri Ruang bagi Produk UMKM Daerah

Pekanbaru (Riaunews.com) – Komisi II DPRD Riau meminta pusat perbelanjaan atau mal serta gerai oleh-oleh di Provinsi Riau memberikan peluang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota untuk memasarkan produk mereka.

Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androi Aderianda, menyampaikan hal tersebut usai memanggil dan menggelar pertemuan dengan sejumlah manajemen pusat perbelanjaan dan gerai oleh-oleh, Rabu (25/2/2026).

Menurut Androi, selama ini produk UMKM memang sudah ada yang masuk ke gerai oleh-oleh. Namun, sebagian besar masih didominasi oleh produk dari Kota Pekanbaru. Ia berharap pelaku UMKM dari daerah lain juga diberi kemudahan untuk menembus pasar tersebut.

“Kita minta dari kabupaten/kota lain juga dipermudah masuknya, bukan hanya dari Pekanbaru saja. Mungkin ada dari Siak, Rohil, Rohul, dan lainnya,” ujarnya.

Ia menilai, dengan dibukanya akses pemasaran di mal dan gerai oleh-oleh, pelaku UMKM di daerah tidak lagi kesulitan memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Selain itu, Androi juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau untuk menyiapkan stan atau ruang khusus bagi produk UMKM di pusat perbelanjaan.

“Tidak semua barang yang dijual di mal harus barang internasional atau mewah. Produk UMKM dari kabupaten/kota juga harus bisa masuk dan bersaing,” pungkasnya.

Komentar