KORMI Siak Gelar Festival Layang-Layang 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM

Budaya, Pariwisata, Siak162 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Siak menggelar Festival Layang-Layang 2026 sebagai upaya melestarikan olahraga tradisional sekaligus mendorong pariwisata dan pertumbuhan UMKM lokal. Festival ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (6/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026), di sejumlah lokasi strategis di Kota Siak.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Siak Afni Zulkifli, Ketua KORMI Siak Sujarwo, unsur Forkopimda, Kapolsek Siak, Kejaksaan, perwakilan TNI, serta Ketua KORMI Kabupaten Kuantan Singingi. Festival ini menjadi salah satu agenda olahraga masyarakat terbesar di Kabupaten Siak pada awal 2026.

Ketua KORMI Siak Sujarwo mengatakan festival layang-layang merupakan komitmen nyata untuk menjaga permainan rakyat agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ia menegaskan layang-layang bukan sekadar hiburan, tetapi olahraga masyarakat yang mengandung nilai kebersamaan, kreativitas, dan kearifan lokal.

Selain aspek budaya, Sujarwo menyebut festival ini juga dirancang memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Pemilihan beberapa lokasi perlombaan dilakukan agar perputaran ekonomi UMKM di sekitar area kegiatan semakin luas dan mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Siak.

Perlombaan digelar di lapangan belakang RSUD Siak, depan Istana Siak, serta Taman Singapur Siak, dengan babak final dipusatkan di lapangan belakang RSUD Siak. Sebanyak tujuh kategori layang-layang tradisional diperlombakan dan diikuti ratusan peserta, dengan kategori layang lampu digelar hingga malam hari untuk menambah daya tarik.

Bupati Siak Afni Zulkifli saat membuka festival mengapresiasi KORMI Siak atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai Festival Layang-Layang mampu memperkuat identitas budaya daerah, menghidupkan ruang publik, serta mendorong ekonomi masyarakat, sehingga diharapkan dapat menjadi agenda unggulan tahunan Kabupaten Siak.

Komentar