BMKG Catat 46 Hotspot di Riau, Dua Titik Api Terpantau di Pulau Rupat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau sebanyak 433 titik panas atau hotspot di seluruh Pulau Sumatera pada Rabu (28/1/2026) pagi. Dari jumlah tersebut, 46 titik panas terdeteksi berada di Provinsi Riau.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, mengatakan sebaran hotspot terbanyak di Riau berada di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 20 titik panas. Selanjutnya Kabupaten Bengkalis terpantau 13 titik, Pelalawan 7 titik, Rokan Hilir 4 titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu.

Yasir menjelaskan, dari total hotspot di Riau, dua titik berada pada tingkat kepercayaan tinggi dan telah dipastikan sebagai titik api. Kedua titik api tersebut terpantau berada di wilayah Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, sementara 44 hotspot lainnya berada pada tingkat kepercayaan sedang.

Secara regional, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Pulau Sumatera, yakni 259 titik. Disusul Sumatera Barat 49 titik, Sumatera Utara 43 titik, Riau 46 titik, Bengkulu 15 titik, Lampung 14 titik, serta provinsi lainnya dengan jumlah hotspot yang lebih kecil.

BMKG juga terus memantau indikator kebakaran seperti Fine Fuel Moisture Code (FFMC) dan Fire Weather Index (FWI) untuk menilai potensi kebakaran hutan dan lahan. Meski belum mengeluarkan peringatan dini, kondisi cuaca cerah disertai suhu udara yang cukup tinggi dinilai dapat meningkatkan risiko karhutla.

BMKG mengimbau pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi kebakaran di lapangan.

Komentar