Pekanbaru (Riaunews.com) – Menteri Lingkungan Hidup, M Jumhur Hidayat meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Muara Fajar di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Selasa (5/5/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pengolahan sampah menjadi energi di daerah.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Jumhur menilai langkah awal yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menunjukkan arah positif. Ia menyebut pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber energi alternatif.
Dorong RDF dan Waste to Energy
Menteri Jumhur menegaskan pentingnya optimalisasi pengolahan sampah, termasuk pemanfaatan sampah plastik melalui konsep guna ulang (reuse) serta pengolahan menjadi bahan bakar alternatif menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
“Kami mendorong agar proses pengolahan dapat segera diwujudkan secara optimal dalam waktu singkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para ahli guna mempercepat penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi di Pekanbaru.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan bahwa saat ini pengelolaan TPA 2 Muara Fajar tengah diarahkan menuju sistem Waste to Energy (WTE). Pemko juga terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk melengkapi aspek perizinan dan teknis.
Menurutnya, masih terdapat beberapa tahapan perbaikan, khususnya pada proses cut and fill, yang menyebabkan sedikit penyesuaian waktu pelaksanaan. Namun, secara keseluruhan proses tetap berjalan sesuai rencana.
“Kami sudah menyampaikan perkembangan ini kepada menteri. TPA tetap berproses sambil menunggu penyelesaian administrasi lainnya,” pungkasnya.







Komentar