Pekanbaru (Riaunews.com) – Simpang sebidang di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, direncanakan mulai dibuka pada tahun ini. Selain ditujukan untuk mengurai kemacetan, simpang tersebut juga akan ditata sebagai salah satu ikon baru Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pada awal tahun pemerintah kota akan melakukan pengaspalan pada ruas jalan simpang sebidang tersebut. Setelah itu, lalu lintas akan dibuka secara bertahap melalui masa penyesuaian agar masyarakat terbiasa melintas di kawasan tersebut.
“Setelah diaspal, kita lakukan running in terlebih dahulu untuk membuka lalu lintas di sana,” kata Agung, Rabu (14/1/2026). Ia menambahkan, kawasan simpang akan ditata agar memiliki nilai estetika dan menjadi ikon kota, tepatnya di depan kawasan Purna MTQ.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan, simpang tersebut mengalami pelebaran dibanding kondisi sebelumnya. Lebar badan jalan mencapai 13 meter dengan dua jalur lalu lintas.
Satu jalur diperuntukkan bagi kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, sedangkan jalur lainnya mengakomodasi kendaraan dari pusat Kota Pekanbaru melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Arifin Ahmad. Di antara dua jalur tersebut akan dibangun median jalan sebagai pemisah.
Pembukaan simpang sebidang ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk. Dengan adanya persimpangan tersebut, kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad dapat langsung menuju arah bandara, sementara kendaraan dari pusat kota bisa langsung berbelok ke Jalan Arifin Ahmad.







Komentar