Agam Kembali Dilanda Banjir Bandang, Warga Mengungsi dan Akses Jalan Lumpuh

Daerah, Lingkungan193 Dilihat

Agam (Riaunews.com) – Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali dilanda banjir bandang pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung, dan menyebabkan warga mengungsi serta akses jalan utama lumpuh akibat tertutup material lumpur dan bebatuan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, mengatakan banjir bandang terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Kejadian diawali dengan suara gemuruh dari arah hulu Sungai Muaro Pisang yang terdengar beberapa kali sebelum material banjir menerjang kawasan permukiman.

Mendengar suara gemuruh tersebut, warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sejumlah warga mengungsi ke sekolah, rumah kerabat, dan lokasi lain yang dianggap aman setelah rumah mereka dimasuki lumpur dan bebatuan.

BPBD Agam memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kesigapan warga yang segera mengungsi saat mendengar tanda-tanda banjir bandang dinilai menjadi faktor utama tidak adanya korban.

Selain merendam permukiman, banjir bandang juga menutup badan jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Kota Bukittinggi. Akibatnya, jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan menyebabkan arus lalu lintas terputus.

BPBD Agam telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material banjir bandang dari badan jalan. Abdul Ghafur menyebut banjir bandang dipicu curah hujan tinggi pada Rabu (31/12/2025) malam yang membawa material longsoran dari hulu sungai, serta mengimbau warga tetap waspada mengingat kejadian serupa kerap berulang di wilayah tersebut.

Komentar