Wamendikdasmen: Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Terus Dipercepat

Nasional, Pendidikan70 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Prof Atip Latipulhayat memastikan penanganan sekolah-sekolah terdampak bencana di Pulau Sumatera tetap menjadi fokus pemerintah. Saat ini, penanganan telah memasuki tahap pemulihan setelah sebelumnya berada pada masa tanggap darurat.

Atip menyebutkan sekitar 90 persen kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak sudah kembali berjalan. Di Aceh, pada awal Januari lalu, sekitar 70 persen siswa sempat belum masuk sekolah karena masih berada di pengungsian, namun kondisi tersebut kini terus membaik.

Penanganan sekolah, kata Atip, disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Sekolah dengan kerusakan ringan sudah bisa digunakan kembali setelah proses pembersihan. Sementara sekolah dengan kerusakan sedang belum dapat difungsikan dan pembelajaran dilakukan di tenda darurat.

Untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat, bahkan hilang akibat banjir, proses belajar dilakukan dengan menumpang di sekolah lain menggunakan sistem masuk bergiliran atau shift agar kegiatan pendidikan tetap berjalan.

Ia menambahkan, sekolah-sekolah terdampak bencana di tiga provinsi di Pulau Sumatera akan segera diperbaiki. Pemerintah juga telah membentuk badan rehabilitasi, khususnya di Aceh, guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Targetnya pembangunan kembali selesai tahun ini. Sekarang kita sudah masuk tahap pemulihan, dan tanggap darurat sudah selesai,” ujar Atip, seraya menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan hak pendidikan siswa tetap terpenuhi.

Komentar