Pekanbaru (Raunews.com) – Max Verstappen mengaku tidak menikmati melihat musim Formula 1 2025 yang berat bagi Lewis Hamilton. Meski sempat meraih kemenangan sprint di GP Cina, Hamilton kerap kesulitan menyamai rekan setimnya Charles Leclerc dan gagal naik podium sepanjang musim debutnya bersama Ferrari.
Juara dunia tujuh kali itu terlihat frustrasi dengan mobil SF-25 yang kompleks, hingga menjadikan 2025 sebagai musim terburuk Hamilton dalam 19 tahun kariernya di F1. Verstappen, yang selama bertahun-tahun menjadi rival utamanya, mengaku ikut merasakan situasi tersebut.
“Ini jelas bukan musim yang bagus untuknya. Itu terlihat dari banyak hal, termasuk radio di dalam mobil. Sejujurnya, bagi saya juga menyakitkan melihatnya,” kata Verstappen kepada Viaplay. Ia menegaskan Hamilton bukan tipe pembalap yang mudah menyerah, meski rumor pensiun dini sempat beredar.
Verstappen juga menyinggung faktor usia dalam karier pembalap. Menurutnya, tantangan fisik akan semakin berat seiring bertambahnya umur, terutama dengan tuntutan fisik mobil F1 modern yang tidak nyaman untuk dikendarai.
Ia mencontohkan Fernando Alonso yang masih kompetitif di usia 40-an, namun menilai hal itu sangat bergantung pada kualitas mobil. Jika tidak berada di mobil papan atas, motivasi pembalap berprestasi bisa menurun.
“Ketika Anda sudah menjadi juara dunia berkali-kali dan hanya berjuang di posisi P10, Anda akan mulai bertanya, ‘kenapa saya masih melakukan ini?’,” pungkas Verstappen.







Komentar