Banjir Masih Rendam Tujuh Kecamatan di Siak, Air Mulai Surut di Sejumlah Titik

Lingkungan, Siak287 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Banjir masih menggenangi tujuh kecamatan di Kabupaten Siak, yakni Kandis, Sungai Mandau, Koto Gasib, Mempura, Siak, Pusako, dan Sungai Apit. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak mencatat kondisi banjir di beberapa wilayah mulai berangsur surut, meski sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian.

Kalaksa BPBD Siak Novendra Kasmara mengatakan di Kecamatan Sungai Mandau, banjir hari ke-5 di Kampung Teluk Lancang dan Kampung Sungai Selodang sudah berkurang. Pembersihan parit dan kanal di Sungai Selodang telah dilakukan oleh PT Arara Abadi Distrik Rasau Kuning bersama swadaya pemerintah kampung, sementara di Teluk Lancang masih menunggu alat berat dari perusahaan sekitar.

Di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, banjir juga mulai berkurang, namun sebagian warga masih mengungsi. Pencucian parit dan kanal masih menunggu dukungan alat berat dari pihak perusahaan.

Sementara itu di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, banjir memasuki hari ke-7. Tinggi muka air di kawasan Kampung Jawa telah menurun, tetapi air masih menggenangi halaman rumah warga. Normalisasi sungai belum dapat dilakukan karena kondisi bantaran yang masih tergenang, dan pembersihan direncanakan tahun depan menggunakan alat amfibi long arm.

Di Kecamatan Siak, banjir hari ke-6 di Kampung Rawang Air Putih, Dusun 2, dilaporkan mulai surut. Alat berat dari PT TKWL telah bekerja membersihkan kanal yang tersumbat untuk mempercepat penurunan air.

Adapun di Kecamatan Sungai Apit, banjir masih menggenangi Kampung Mengkapan dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter akibat pasang laut besar. Pembersihan sungai belum bisa dilakukan dan direncanakan pada 2026 setelah dokumen amdal rampung. Di Kecamatan Koto Gasib, pembersihan kanal di Dusun Segintil Kampung Teluk Rimba telah selesai dilakukan oleh PT Arara Abadi.

Komentar