Moskow (Riaunews.com) – Amerika Serikat dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow dalam upaya terbaru untuk mengakhiri perang Ukraina. Delegasi AS akan dipimpin Jared Kushner dan Steve Witkoff, setelah rangkaian diplomasi intensif dari Florida hingga Jenewa.
Melansir CNA, Rabu (3/12/2025), Washington menyatakan optimistis mengenai peluang tercapainya perdamaian. Namun, sejumlah kekhawatiran muncul dari Kyiv dan para sekutu Eropa yang menilai AS berpotensi memberikan terlalu banyak konsesi kepada Moskow. Kritikan juga diarahkan kepada Witkoff terkait hubungan bisnisnya dengan Kremlin.
Di tengah dinamika tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berada di Irlandia untuk memperkuat dukungan dari negara-negara Eropa. Negosiator Ukraina Rustem Umerov sepulang dari Florida melaporkan adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan dengan AS, meski menegaskan sejumlah isu krusial masih memerlukan pembahasan lanjutan.
Zelenskyy berharap dapat membicarakan isu-isu utama dengan presiden AS, termasuk persoalan wilayah, jaminan keamanan, serta rekonstruksi Ukraina. Ia menilai Rusia mengikuti dialog terutama untuk melonggarkan sanksi Barat, sementara Putin tetap menuntut Ukraina menyerahkan wilayah yang diklaim Moskow.
Perang yang berlangsung sejak Februari 2022 itu telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat jutaan warga Ukraina mengungsi. Situasi ini memicu kekhawatiran di Uni Eropa bahwa AS dan Rusia dapat mencapai kesepakatan damai yang justru merugikan Kyiv.







Komentar