TNI AL Siapkan Tiga Kapal Rumah Sakit untuk Misi Kemanusiaan di Gaza

Internasional143 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – TNI Angkatan Laut menyiapkan tiga kapal rumah sakit (KRI) untuk mendukung operasi kemanusiaan dan misi perdamaian di Gaza, Palestina. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, menyatakan bahwa ketiga kapal tersebut siap diberangkatkan kapan pun diperlukan. “KRI yang dimiliki saat ini adalah KRI dr Soeharso-990, KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991, dan KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992. Ketiganya siap melaksanakan operasi kemanusiaan,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Ketiga KRI rumah sakit tersebut dilengkapi fasilitas medis lengkap, ruang operasi, ruang perawatan, hingga helikopter untuk mendukung proses evakuasi medis. Menurut Tunggul, seluruh kesiapan ini tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Panglima TNI dan pemerintah sebelum diberangkatkan menuju kawasan konflik.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa unsur udara juga telah disiapkan untuk memperkuat operasi. Helikopter dan pesawat angkut C-130 Hercules bakal dikerahkan untuk mengangkut logistik, tenaga kesehatan, hingga pasukan yang ditugaskan dalam misi perdamaian tersebut. “Kita menyiapkan unsur udara dan dua kapal rumah sakit, lengkap dengan helikopter,” kata Agus.

Selain fasilitas medis, kapal-kapal rumah sakit ini juga menjadi titik layanan perawatan bagi warga sipil korban konflik. Jenderal Agus menjelaskan bahwa TNI menyiapkan tiga brigade komposit yang dirancang khusus untuk mendukung operasi perdamaian di darat, termasuk pengamanan dan bantuan kemanusiaan.

Meski kesiapan personel dan armada telah mencapai tahap akhir, Panglima TNI belum memastikan jadwal pengiriman pasukan maupun kapal. Seluruh proses pengerahan tetap menunggu keputusan resmi pemerintah pusat dan koordinasi dengan PBB sebagai lembaga pengampu misi.

Langkah TNI menyiapkan armada medis, kekuatan udara, serta pasukan darat ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung upaya kemanusiaan global. Kehadiran KRI rumah sakit diharapkan mampu meningkatkan layanan medis, mempercepat distribusi bantuan, dan memberikan perlindungan bagi warga sipil Gaza yang terdampak konflik.

Komentar