Jakarta (Riaunews.com) – Indonesia menyampaikan apresiasi atas upaya memperkuat koordinasi donor internasional untuk rekonstruksi Gaza, sekaligus menegaskan pentingnya proses pemulihan yang inklusif, berkelanjutan, dan berfokus pada kebutuhan rakyat Palestina. Pernyataan ini disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Pertemuan Tingkat Menteri Palestine Donor Group (PDG) di Brussels, Belgia, Kamis (20/11/2025), sebagaimana dikutip dari rilis resmi Kemenlu RI, Sabtu (22/11/2025).
Pertemuan yang dipimpin Komisioner Uni Eropa untuk Mediterrania Dubravka Suica dan Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Mustafa itu menyoroti situasi kemanusiaan Gaza yang masih mengkhawatirkan meski gencatan senjata telah diberlakukan. Menlu Sugiono menegaskan bahwa rekonstruksi hanya bisa berhasil bila semua proses bantuan kemanusiaan dan pembangunan benar-benar dipusatkan pada pemerintah serta rakyat Palestina.
Dalam forum tersebut, para menteri juga membahas Resolusi Dewan Keamanan PBB tentang Gaza yang diadopsi pada 17 November 2025. Resolusi tersebut dinilai perlu dilengkapi mekanisme implementasi yang jelas untuk mendorong tercapainya perdamaian jangka panjang dan kemerdekaan Palestina. Sugiono menekankan pentingnya mandat PBB yang tegas bagi misi penjaga perdamaian, sesuai hukum internasional dan parameter yang telah disepakati.
Indonesia sebelumnya telah menyambut baik disahkannya resolusi DK PBB pada 18 November yang menegaskan keberlanjutan gencatan senjata dan memperkuat jalur bantuan kemanusiaan. Sehari sebelumnya, DK PBB mengadopsi resolusi yang disponsori Amerika Serikat untuk membentuk International Stabilization Force (ISF) di Gaza.
Pasukan ini akan bekerja sama dengan Israel dan Mesir selama mandat awal dua tahun dengan tugas mengamankan perbatasan Gaza, melindungi warga sipil, menyalurkan bantuan, melatih kembali kepolisian Palestina, serta mengawasi proses pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lainnya.
Resolusi pembentukan ISF didukung 13 negara anggota DK PBB, sementara Rusia dan China memilih abstain.







Komentar