Satpol PP Pekanbaru Beri Peringatan Terakhir ke PKL di Sekitar Masjid Agung Annur

Pekanbaru, Utama227 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Masjid Agung Annur, Jalan Hangtuah, semakin dikeluhkan masyarakat. Sejumlah pedagang diketahui berjualan hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan pada jam-jam tertentu. Kondisi tersebut bahkan dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Menindaklanjuti situasi itu, Satpol PP Kota Pekanbaru memberikan peringatan terakhir kepada puluhan PKL yang berjualan di lokasi tersebut, Selasa (17/11) petang. Para pedagang telah diberikan surat peringatan agar tidak lagi berjualan di trotoar maupun badan jalan.

“Kami sudah memberikan peringatan sejak September kemarin agar pedagang tidak berjualan di badan jalan, di lokasi yang bukan peruntukannya,” ujar Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Dr. Yuliarso, usai memimpin penertiban.

Ia menegaskan, jika PKL tetap nekat berjualan di kawasan itu, Satpol PP tidak akan ragu melakukan penertiban berupa penggusuran. Ke depan, pengawasan akan diperketat oleh Satpol PP Kota Pekanbaru bersama Satpol PP Provinsi Riau agar pedagang tidak kembali beraktivitas di area yang dilarang.

Saat ini, banyak PKL menjamur di Jalan Diponegoro dan Jalan Hangtuah di sekitar Masjid Agung Annur, dengan lapak yang memakan badan jalan hingga mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Karena banyak kepentingan lain yang terganggu, terutama pengendara. Hari ini peringatan terakhir, supaya besok tidak ada lagi di sini,” tegas Yuliarso.

Ia mengajak masyarakat turut berperan dalam menjaga ketertiban kota. “Ini bukan tempat yang semestinya untuk berjualan. Mari kita sama-sama menertibkan diri,” pungkasnya.

Komentar