Pekanbaru (Riaunews.com) – Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perubahan positif dalam pengelolaan kebersihan. Tumpukan sampah yang sebelumnya sering mengganggu pemandangan kini semakin jarang terlihat, seiring pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko). Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyatakan optimisme bahwa Kota Bertuah berpeluang besar lolos penilaian Adipura tahun ini.
Ia menjelaskan, perbaikan tersebut mulai terasa setelah Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dibentuk dan diaktifkan di setiap kelurahan. “Kota kita untuk pengelolaan sampah sudah membaik. LPS sudah jalan, pengelolaan di TPA sudah jalan, TPS-nya juga sudah ada,” ujar Markarius, kemarin.
Selain memperkuat infrastruktur persampahan, edukasi kebersihan di sekolah-sekolah juga gencar dilakukan. Program ini dinilai berperan penting dalam mendukung penilaian Adipura. “Di sekolah-sekolah terutama terkait edukasi kebersihan juga sudah berjalan. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa lulus penilaian Adipura,” tambahnya.
Meski begitu, Markarius menekankan bahwa menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci agar Pekanbaru terus bersih dan nyaman dihuni.
“Penilaian Adipura itu hanya tolak ukur. Yang paling penting kota kita bersih. Maka itu, kita ajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan kota,” tutupnya.







Komentar