Kemenhub Siapkan 326 Pesawat untuk Tangani Lonjakan Penumpang Libur Nataru

Nasional78 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Udara menyiapkan 326 pesawat untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan rencana operasi khusus telah disusun untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan selama periode tersebut.

Sebanyak 286 pesawat jet dan 40 pesawat propeller disiapkan untuk melayani rute domestik maupun internasional. Dari total 560 armada pesawat nasional, 366 unit siap beroperasi, sementara 194 lainnya masih menjalani perawatan. Maskapai besar seperti Lion Air, Wings Air, dan Garuda Indonesia menjadi tulang punggung layanan dengan total lebih dari 250 pesawat aktif.

Puncak arus keberangkatan menjelang Natal diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik berlangsung pada 3–4 Januari 2026. Lima bandara diprediksi menjadi yang tersibuk, yaitu Soekarno–Hatta, Ngurah Rai, Sultan Hasanuddin, Kualanamu, dan Juanda. Untuk rute internasional, pergerakan tertinggi akan terjadi menuju Singapura dan Kuala Lumpur.

Kemenhub juga menginstruksikan seluruh operator penerbangan dan pengelola bandara untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk penyusunan contingency plan serta pedoman bandara siaga bencana. Langkah ini dilakukan untuk menghadapi kemungkinan kondisi darurat selama periode libur.

Di sisi lain, pemerintah dan operator penerbangan memberikan berbagai insentif untuk menekan harga tiket pesawat. Insentif tersebut meliputi diskon PPN tiket ekonomi, pengurangan biaya layanan bandara, serta penurunan harga avtur di 37 bandara. Diskon berlaku untuk pembelian tiket mulai 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode terbang 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Komentar