Kemenhub Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik dengan Matang

Nasional115 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan mudik secara matang menjelang Idulfitri. Perencanaan perjalanan dinilai penting untuk menjaga keselamatan selama berada di jalan.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Toni Taulan, mengatakan keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi para pemudik. Masyarakat diminta mempertimbangkan waktu keberangkatan serta moda transportasi yang akan digunakan.

“Kami mengimbau masyarakat melakukan perjalanan mudik secara terencana. Pertimbangkan waktu keberangkatan agar tidak menumpuk pada puncak arus,” ujar Toni kepada Pro3 RRI di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Ia juga mengingatkan agar pemudik memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik sebelum berangkat. Selain itu, kondisi fisik pengemudi harus tetap prima agar perjalanan dapat berlangsung aman.

“Pastikan kendaraan sudah uji berkala dan yang tidak kalah penting adalah memastikan kondisi stamina pengemudi dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta mematuhi rambu lalu lintas serta memperhatikan informasi cuaca sebelum memulai perjalanan.

Pemudik Diimbau Beristirahat Setiap Dua Jam

Lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di jalur tol utama. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 sehingga waktu tempuh perjalanan berpotensi lebih panjang.

Pengendara mobil diimbau untuk beristirahat setiap dua hingga tiga jam selama perjalanan. Hal ini penting untuk menjaga konsentrasi dan mengurangi risiko kelelahan di jalan.

Pemudik juga dapat memanfaatkan fasilitas Selasar Fastron yang tersedia di sejumlah jalur tol strategis, salah satunya di rest area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek.

Fasilitas tersebut menyediakan ruang istirahat berpendingin udara, layanan pemeriksaan kesehatan ringan, area bermain anak, serta pembagian takjil dan sahur gratis bagi pemudik.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, mengatakan fasilitas ini menjadi titik penting bagi pengemudi untuk memulihkan stamina selama perjalanan jauh.

“Kami memahami banyak masyarakat mudik dengan mobil dan perjalanan jauh di tengah lalu lintas padat. Kehadiran Selasar Fastron ini diharapkan menjadi tempat singgah pemudik agar dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih segar dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan perjalanan panjang di tengah lalu lintas padat membuat kendaraan bekerja lebih keras, terutama di jalur tol KM 57 yang menjadi salah satu titik padat kendaraan.

Menurutnya, kondisi oli mesin menjadi faktor penting dalam perjalanan jauh karena berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil sekaligus melindungi komponen kendaraan dari sirkulasi berlebih.

Karena itu, pihaknya juga menyediakan layanan penggantian oli bagi pemudik agar kendaraan tetap dalam kondisi prima selama perjalanan mudik.

Komentar