Bengkalis (Riaunews.com) – Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bengkalis terus mendorong pengembangan potensi wisata di seluruh wilayah, baik di Pulau Bengkalis, Pulau Rupat, maupun kawasan daratan Sumatera. Salah satu destinasi yang kini menjadi fokus utama adalah Objek Wisata Tepian Batang Mandau di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Bengkalis, Alwizar, menyebut Bupati Bengkalis telah menetapkan 21 potensi wisata daerah yang harus dijaga dan dikembangkan. Tepian Batang Mandau termasuk di dalamnya, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Bupati Nomor 145 Tahun 2021. Destinasi tersebut menawarkan panorama sungai, aneka hiburan air, hingga kawasan kuliner, dan saat ini dikelola oleh BUMDes Balai Pungut.
Selain keindahan alam, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah yang kuat. Alwizar menjelaskan bahwa wilayah Kecamatan Pinggir merupakan jalur perdagangan penting pada masa Kerajaan Siak Sri Indrapura, ketika transportasi darat belum tersedia dan Sungai Batang Mandau menjadi jalur pelayaran utama. Hasil hutan seperti rotan dan damar dikumpulkan di daerah itu sebelum dibawa menuju pusat Kerajaan Siak dan dipasarkan hingga ke Malaysia dan Singapura.
Desa Balai Pungut juga menyimpan jejak sejarah masuknya kapal layar milik Caltex saat perusahaan tersebut pertama kali hadir di Bengkalis. Untuk mengenang peristiwa itu, dibangun Tugu Nasi Kunyit sebagai simbol kedatangan kapal pertama ke wilayah tersebut. Menurut Alwizar, keberadaan tugu tersebut memperkuat daya tarik wisata melalui integrasi sejarah dan budaya.
Untuk memaksimalkan pengembangan kawasan, pemerintah desa bersama Disparbudpora telah mengikuti berbagai pelatihan, mulai dari pengelolaan destinasi, pemasaran digital, keselamatan wisatawan, hingga penyelamatan wisata tirta. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola destinasi secara profesional dan berkelanjutan.
Pemerintah juga tengah mempertimbangkan penerapan asuransi wisata bagi pengunjung sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan. Alwizar menegaskan bahwa perlindungan tersebut penting agar wisatawan merasa aman saat menikmati berbagai aktivitas.
Menurutnya, Bupati Bengkalis memberikan apresiasi besar terhadap pengembangan wisata alam yang dipadukan dengan wisata sejarah. Dengan kekayaan alam dan nilai historis seperti Tugu Nasi Kunyit, Tepian Batang Mandau dinilai memiliki potensi menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bengkalis.







Komentar