Ancaman Karhutla Bengkalis Meningkat, Ahli IPB Peringatkan Potensi Super El Nino

Bengkalis, Lingkungan124 Dilihat

Bengkalis (Riaunews.com) – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, diprediksi meningkat seiring potensi munculnya fenomena El Nino ekstrem. Kondisi ini dinilai dapat memperparah kekeringan dan memicu kebakaran dalam skala besar.

Guru Besar IPB University bidang perlindungan hutan, Bambang Hero Suharjo, mengingatkan kemungkinan terjadinya Super El Nino saat meninjau lokasi karhutla di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Jumat (3/4/2026). Ia menegaskan tanda-tanda fenomena tersebut mulai terlihat di lapangan.

“Ini bukan sekadar prediksi, tapi sudah mulai terlihat. Dampaknya bisa menyerupai kejadian kebakaran besar 1997-1998,” kata Bambang.

Indikator El Nino dan Risiko Kebakaran

Bambang menjelaskan peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik menjadi indikator kuat munculnya El Nino ekstrem. Kondisi itu berpotensi membuat lahan semakin kering dan mudah terbakar, sehingga meningkatkan risiko karhutla secara signifikan.

Selain itu, ia menyoroti penurunan tinggi muka air di kanal dan parit sebagai tanda meningkatnya potensi kebakaran. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan cadangan air di lahan gambut mulai berkurang dan mempercepat proses pengeringan.

Bahaya Asap dan Upaya Pencegahan

Bambang juga mengingatkan bahaya asap karhutla yang mengandung zat beracun dan berdampak serius bagi kesehatan. Ia meminta masyarakat tidak menganggap asap sebagai hal biasa karena dapat memicu gangguan pernapasan hingga penyakit kronis.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat untuk mencegah kebakaran meluas. Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan jajarannya terus melakukan patroli serta penegakan hukum guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Komentar