Buriram (Riaunews.com) – Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, mengungkapkan bahwa pembaruan mesin V4 Yamaha kemungkinan belum akan digunakan hingga setelah French Grand Prix pada Mei mendatang.
Pada balapan pembuka musim di Thailand Grand Prix di Sirkuit Buriram, Yamaha terlihat masih kalah dalam hal kecepatan lurus dibandingkan para rivalnya. Quartararo tercatat 6,5 km/jam lebih lambat dari motor tercepat di lintasan, sementara pembalap lain yang menggunakan Yamaha M1 kehilangan kecepatan lebih besar di speed trap.
Sejak tes pramusim, memang telah muncul spekulasi bahwa Yamaha MotoGP akan menghadirkan peningkatan mesin lebih awal untuk meningkatkan performa motor musim 2026. Namun hingga kini belum ada jadwal pasti mengenai kapan mesin baru tersebut akan digunakan.
Mesin Baru Belum Siap Digunakan
Berbicara di Buriram akhir pekan lalu, Quartararo mengatakan kemungkinan besar pembalap Yamaha masih harus menggunakan mesin yang sama hingga GP Prancis di Le Mans.
“Saya tidak tahu kapan tepatnya, tapi saya tahu setidaknya di Le Mans kami tidak akan memiliki mesin baru,” ujar Quartararo.
Ia juga menyebut pembaruan mesin kemungkinan belum tersedia untuk beberapa seri awal musim seperti GP Brasil, Amerika Serikat, dan Qatar.
Menurutnya, Yamaha saat ini masih berfokus memahami paket dasar motor terlebih dahulu sebelum melakukan peningkatan besar pada performa.
“Kami masih mencari paket dasar yang tepat. Dengan dasar itu, kami bisa mulai bekerja lebih konsisten,” jelasnya.
Quartararo menambahkan bahwa pengembangan mesin merupakan proses yang berbeda karena performanya harus diuji secara detail di bangku uji (engine bench).
“Kami tahu kami perlu mencari lebih banyak tenaga dan sudah punya rencana. Kami berharap dalam beberapa balapan ke depan bisa menemukan kompromi yang tepat antara performa dan keandalan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tantangan terbesar Yamaha saat ini adalah karena mereka menggunakan konfigurasi mesin baru yang masih dalam tahap pembelajaran.
“Kesulitannya adalah ini konfigurasi mesin yang benar-benar baru bagi kami, jadi kami masih mempelajarinya,” tutup Quartararo.







Komentar