MotoGP Perbarui Aturan Start Tertunda, Berlaku Mulai GP Spanyol 2026

Motorsport22 Dilihat

Jerez (Riaunews.com) – Dunia MotoGP resmi memperbarui regulasi terkait prosedur Start Tertunda (Delayed Start) guna meningkatkan efisiensi dan kepastian di lintasan. Aturan baru ini mulai berlaku pada seri Grand Prix Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez.

Perubahan tersebut merupakan revisi Pasal 1.18.18 tentang Start Tertunda yang disetujui oleh Komisi Grand Prix. Salah satu poin utama adalah perubahan mekanisme hitungan mundur di grid setelah start dinyatakan tertunda.

Hitungan Mundur Diulang dari 5 Menit

Dalam regulasi baru, hitungan mundur kini dimulai kembali dari papan 5 menit, bukan lagi dilanjutkan dari papan 3 menit seperti sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan setelah evaluasi menunjukkan sistem lama tidak memberi waktu cukup bagi tim untuk menyelesaikan persiapan motor.

Dalam situasi start tertunda, kru dan mekanik membutuhkan waktu tambahan untuk memastikan motor siap digunakan, terutama menjelang sesi warm up lap. Sistem sebelumnya dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan terkait batas waktu kerja kru di area grid.

“Perubahan ini bertujuan memberikan kepastian yang lebih baik bagi tim serta menjaga kelancaran prosedur start. Tim membutuhkan informasi yang jelas agar dapat menyelesaikan pekerjaan teknis pada motor tanpa terburu-buru,” demikian pernyataan resmi MotoGP.

Kurangi Risiko Kekacauan di Grid

Meski demikian, papan 3 menit tetap menjadi batas akhir bagi kru tim untuk menyelesaikan pekerjaan dan meninggalkan grid. Tambahan waktu dua menit sebelum fase tersebut diharapkan mampu mengurangi tekanan operasional menjelang balapan.

Regulasi anyar ini juga dipandang sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi kekacauan saat terjadi penundaan akibat cuaca, insiden teknis, atau kondisi lintasan.

Penerapan perdana di Sirkuit Jerez menjadi bagian dari upaya berkelanjutan MotoGP dalam menyempurnakan aspek operasional balapan, termasuk keselamatan, koordinasi tim, serta kepastian prosedur di area start. Dengan aturan yang lebih jelas, tim diharapkan dapat menjalankan persiapan akhir secara lebih terstruktur, sementara Race Direction memiliki mekanisme yang lebih efektif dalam mengelola situasi darurat sebelum balapan dimulai.

Komentar