Tak Hanya Riau, KPK Juga Geledah Kantor PUPR Ponorogo Terkait Kasus OTT Bupati

Daerah, Korupsi207 Dilihat

Ponorogo (Riaunews.com) – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (13/11/2025). Penggeledahan berlangsung hampir lima jam sebelum tim antirasuah meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.00 WIB dengan membawa sejumlah dokumen penting dalam koper besar.

Kepala Dinas PUPR Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Namun, ia menolak membeberkan materi yang diperiksa penyidik. “Materinya silakan ditanyakan ke KPK. Kami menghormati proses ini dan membantu sepenuhnya proses hukum yang berjalan,” ujarnya. Menurut Jamus, pihaknya hanya menyerahkan data dan dokumen yang diminta penyidik.

Jamus juga membantah anggapan bahwa penggeledahan itu berkaitan dengan proyek pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) senilai lebih dari Rp200 miliar. Ia menegaskan DPUPR tidak terlibat dalam proyek tersebut dan meminta agar hal itu dikonfirmasi kepada instansi yang terkait langsung.

Selain kantor DPUPR, tim KPK turut menggeledah rumah dinas Sekretaris Daerah Ponorogo nonaktif, Agus Pramono, di Jalan Hos Cokroaminoto. Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang sebelumnya menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Agus Pramono.

Setelah penangkapan dua pejabat tersebut, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) kini ikut menjadi perhatian penyidik KPK. Beberapa di antaranya adalah Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) serta DPUPR, yang diduga terkait aliran dana dan praktik suap dalam proyek pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penggeledahan. Namun lembaga antikorupsi itu memastikan proses penyidikan tetap berjalan transparan dan sesuai ketentuan hukum.

Komentar