Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan memfokuskan program pembenahan drainase pada tahun 2026 di ruas-ruas jalan yang telah diperbaiki tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerusakan dini akibat genangan air pascahujan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar mengatakan, perbaikan sistem drainase menjadi kunci agar hasil pengaspalan dapat bertahan lebih lama. “Karena kalau sering tergenang air, itu cepat hancur,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Menurutnya, pekerjaan prioritas ini akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Kita akan prioritaskan drainase di jalan-jalan yang sudah dilakukan pengaspalan tahun ini. Setelah itu baru berlanjut ke jalan-jalan lainnya,” tegasnya.
Markarius memaparkan, sepanjang tahun 2025 ini Pemko Pekanbaru telah memperbaiki 29 ruas jalan melalui sistem overlay atau pengaspalan ulang. Selain itu, ada sekitar 1.300 titik jalan berlubang yang ditangani dengan metode tambal sulam.
“Overlay dan tambal sulam yang kita lakukan tahun ini sudah menyelesaikan kurang lebih 70 persen dari seluruh jalan rusak di Kota Pekanbaru,” pungkasnya.
Langkah Pemko ini diharapkan dapat memperkuat infrastruktur jalan sekaligus mengurangi potensi genangan air di kawasan padat kendaraan.







Komentar