Hamilton dan Leclerc Melintir di Interlagos, Ferrari Masih Dibayangi Masalah Teknis SF-25

Motorsport308 Dilihat

Brasil (Riaunews.com) – Sesi latihan dan kualifikasi sprint di Autódromo José Carlos Pace (Interlagos) pada Jumat (7/11/2025) menjadi hari yang penuh drama bagi Ferrari. Kedua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, sama-sama mengalami insiden melintir yang menggambarkan betapa sulitnya SF-25 dikendalikan di lintasan bergelombang Brasil itu.

Hamilton sempat melakukan putaran 720 derajat di tikungan Mergulho saat sesi latihan bebas pertama (FP1), insiden yang membuat tim kembali mempertanyakan kestabilan mobil mereka. Sementara itu, Leclerc juga mengalami spin di SQ2 akibat kehilangan kendali di sektor kedua lintasan. Akibatnya, bendera kuning berkibar dan Hamilton kehilangan kesempatan untuk mencatatkan waktu cepat sebelum sesi berakhir.

“Itu (bendera kuning) jelas tidak membantu, tapi kami memang tidak cukup cepat. Saya sudah memberikan segalanya, dan ini bukan tahun terbaik bagi kami,” ujar Hamilton usai tersingkir di SQ2 dengan waktu 1:09,811 detik, terpaut tipis dari batas sepuluh besar.

Leclerc, yang biasanya tampil tajam di sesi kualifikasi, juga tidak mampu berbuat banyak. Ia kehilangan kendali setelah terjebak di belakang mobil Racing Bulls milik Isack Hadjar, dan terlempar ke posisi kedelapan dengan masalah tambahan pada girboks. “Mobil terasa lambat hari ini. Tidak terasa buruk, tapi jelas kami kekurangan kecepatan,” keluh pembalap asal Monako itu.

Masalah utama Ferrari terletak pada konfigurasi aerodinamika SF-25, yang dirancang untuk bekerja optimal pada ketinggian pengendaraan rendah. Namun, kondisi lintasan nyata membuat hal itu sulit dicapai. Ketika ketinggian belakang dinaikkan untuk stabilitas, efeknya justru menggerus kecepatan mobil.

Sementara tim-tim seperti Red Bull dan McLaren sudah menemukan keseimbangan ideal dalam sistem suspensi untuk mengoptimalkan efek ground-effect tanpa porpoising berlebih, Ferrari masih kesulitan meniru stabilitas tersebut.

Meski begitu, Ferrari mendapat sedikit kelegaan setelah steward hanya memberikan teguran ringan kepada Hamilton atas dugaan pelanggaran bendera kuning, karena terbukti insiden itu terjadi tepat setelah ia melewati zona peringatan.

Dengan performa yang masih tertinggal, Ferrari kini fokus pada perbaikan setelan dan strategi balapan utama. “Kami punya banyak pekerjaan untuk dilakukan malam ini,” ujar Hamilton. “Tapi di titik ini, saya hanya ingin menikmati balapan dan melihat apa yang bisa kami hasilkan dari situasi sulit ini.”

Komentar