Pemko Pekanbaru dan PT ICE Olah Sampah TPA Muara Fajar Jadi Energi Listrik

Lingkungan, Pekanbaru302 Dilihat

Peanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengelola sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Muara Fajar menjadi energi listrik melalui kerja sama dengan PT Indonesia Clean Energy (ICE). Program ini diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus mendukung penyediaan energi ramah lingkungan di kota tersebut.

“TPA Muara Fajar, kita sudah kerja sama dengan PT ICE. Itu mereka yang berinvestasi,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Rabu (5/11/2025). Ia menyebut, proyek ini merupakan langkah strategis Pemko dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan mengurangi ketergantungan terhadap sistem pembuangan konvensional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjelaskan bahwa saat ini PT ICE sedang melakukan tahap penataan di lokasi TPA. “Kerja sama dengan ICE sudah dimulai bulan ini. Sekarang mereka sedang proses penataan di lapangan,” ujar Reza.

Ia menambahkan, penataan tersebut membutuhkan waktu karena pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar selama ini masih menggunakan sistem open dumping. Untuk menghasilkan energi listrik, sistem itu harus diubah menjadi sanitary landfill agar proses pengolahan lebih aman dan efisien. “Penataan ini butuh waktu, tidak cukup satu bulan. Sekarang sedang digencot pengerjaannya,” jelasnya.

Reza menyebut, PT ICE akan fokus memperbaiki struktur lahan dan menyiapkan fasilitas pendukung sebelum instalasi sistem pembangkit listrik berbasis sampah dilakukan. Tahapan ini termasuk pengendalian gas metana dan pengelolaan lindi agar ramah lingkungan.

“Targetnya, Januari 2026 sampah di TPA Muara Fajar sudah bisa dijadikan energi listrik. Karena kita mulai dari awal, butuh waktu untuk penyesuaian sistem. Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga tahun depan bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.

Komentar