PLN Siagakan SPKLU Bergerak untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Nasional148 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menyiagakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bergerak atau mobile charging unit guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Selain SPKLU tetap, PLN juga menyiagakan SPKLU bergerak untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan tol atau jalur wisata,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, Selasa (4/11/2025). Ia menjelaskan, layanan darurat ini dapat diakses melalui call center PLN Mobile, yang akan membantu pengguna kendaraan listrik jika mengalami kendala di perjalanan.

Adi mengimbau pengguna kendaraan listrik untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak kehabisan daya di tengah jalan. Saat ini, jumlah kendaraan listrik roda empat di Indonesia telah mencapai 98.000 unit dan diproyeksikan naik menjadi 130.000 unit pada 2026, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis baterai.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PLN telah mengoperasikan lebih dari 4.400 SPKLU di seluruh Indonesia, termasuk SPKLU ke-4.401 yang baru diresmikan di Rest Area KM 10.6 Jagorawi, Cibubur. “Dengan jumlah yang ada sekarang, potensi antrean panjang sudah bisa dihindari karena hampir semua rest area utama sudah memiliki SPKLU,” kata Adi.

PLN juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk mempercepat pembangunan SPKLU di berbagai daerah. Menurut Adi, kolaborasi ini akan memperluas akses pengisian daya sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. “PLN siap memfasilitasi perizinan dan koneksi jaringan listriknya agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pengisian daya,” ujarnya.

Adi menegaskan, langkah ini bukan hanya untuk kenyamanan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga bagian dari komitmen PLN mendukung program pemerintah dalam transisi energi bersih menuju Net Zero Emission (NZE) 2060. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat bepergian dengan nyaman menggunakan kendaraan listrik, sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon,” tutupnya.

Komentar