London (Riaunews.com) – Tim reli M-Sport memastikan bahwa prioritas mereka tetap pada pengembangan mobil baru untuk menghadapi regulasi teknis Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2027, ketimbang meningkatkan performa Fiesta Rally2 yang sudah ada.
Peraturan baru WRC 2027 dirancang agar lebih terjangkau dan fleksibel, dengan tujuan menarik lebih banyak pabrikan. Mobil berstandar WRC27 nantinya dibangun dengan batas biaya 345.000 euro (sekitar Rp6,6 miliar), menggunakan mesin Rally2 dan beberapa komponen sekunder, namun tetap menyuguhkan performa kompetitif di kelas teratas.
Saat ini, Toyota menjadi satu-satunya pabrikan yang sudah berkomitmen mengembangkan mobil di bawah aturan baru tersebut. Sementara Hyundai, lewat bos tim Cyril Abiteboul, menilai pengembangan mobil baru tidak realistis dan memilih fokus pada peningkatan i20 N Rally2 hingga kejelasan masa depan reli pasca-2026 terlihat jelas.
Prinsipal M-Sport Richard Millener mengaku pihaknya belum memberikan lampu hijau untuk mulai proyek mobil WRC27, meski memiliki opsi menggunakan Fiesta Rally2 yang sudah ada. Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan mobil Rally2 hanya solusi sementara.
“Menurut saya itu seperti plester yang menempel. Itu bukan masa depan,” kata Millener. “Mengapa kami harus membuang waktu satu tahun untuk meningkatkan mobil Rally2 lalu membuat mobil baru? Lebih baik kami langsung berinvestasi untuk pengembangan mobil baru yang punya masa pakai panjang.”
Millener juga menyebut faktor utama yang menahan keputusan M-Sport adalah ketidakpastian promotor WRC ke depan. FIA saat ini tengah melakukan tender untuk memilih pemegang hak komersial baru yang diharapkan selesai sebelum akhir tahun.
“Kami hanya bisa berkomitmen jika tahu ke mana arah kejuaraan ini,” ujar Millener. “Jika sudah ada visi jangka panjang dari promotor baru, barulah kami bisa yakin untuk melangkah.”
Meski begitu, M-Sport menegaskan komitmennya terhadap dunia reli. “Kami mencintai olahraga ini, sudah lebih dari 20 tahun kami di sini. Sekarang saatnya berhenti memperdebatkan aturan dan mulai mencari cara agar semua ini bisa berhasil,” tutup Millener.







Komentar