Bengkalis (Riaunews.com) – Antrean panjang kapal Roro di lintasan Air Putih Bengkalis–Sungai Selari–Pakning kembali dikeluhkan masyarakat. Keterbatasan jumlah kapal yang beroperasi menjadi penyebab utama antrean mengular di dermaga.
Manajer Cabang PT Jembatan Nusantara, Muhammad Arfandi, menjelaskan bahwa saat ini hanya sebagian armada yang beroperasi karena sebagian kapal tengah menjalani proses docking. Menurutnya, perusahaan memiliki tiga kapal di lintasan tersebut, namun proses perawatan harus dilakukan demi memastikan keselamatan dan kinerja kapal.
“Proses docking ini sudah tertunda tiga kali, pada bulan Mei, Juli, dan terakhir karena penyelenggaraan MTQ Riau Agustus lalu. Kami juga menghadapi keterlambatan kedatangan sparepart serta pekerjaan yang harus dilakukan bertahap,” ungkap Arfandi. Ia menambahkan bahwa pihaknya menargetkan penyelesaian docking secepat mungkin agar layanan transportasi laut kembali normal.
Sementara itu, Manajer PT Atosim Lampung Pelayaran, Gunawan, menegaskan bahwa setiap kapal wajib memenuhi dokumen dan sertifikat kelaikan laut serta izin operasional sebelum kembali berlayar. “Dokumen-dokumen ini memiliki masa berlaku yang berbeda-beda dan harus diperbarui secara berkala. Jika seluruh dokumen sudah lengkap, operasional kapal bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Dengan terbatasnya armada aktif dan proses administrasi yang masih berjalan, masyarakat diimbau untuk bersabar menghadapi antrean yang kemungkinan masih akan terjadi beberapa waktu ke depan.







Komentar