Togichi (Riaunews.com) – Musim Jorge Martín di MotoGP 2025 semakin kelam. Pembalap Aprilia asal Spanyol itu kembali dirundung kesialan setelah mengalami kecelakaan pada balapan sprint Grand Prix Jepang di Sirkuit Motegi, Sabtu (27/9/2025).
Memulai balapan dari posisi ke-17 akibat hasil kualifikasi yang buruk, Martín berusaha agresif menyalip sejak awal. Namun, ia kehilangan kendali, terlempar dari motornya, dan menabrak motor rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Insiden itu membuat Bezzecchi terjatuh dan mengalami cedera serius pada tulang selangka kanannya.
“Jorge Martín telah menjalani pemeriksaan medis di pusat medis sirkuit. Hasil rontgen menunjukkan adanya pergeseran pada tulang selangka kanan. Ia dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Kedokteran Dokkyo untuk CT scan,” jelas Aprilia dalam pernyataan resminya.
Cedera ini menjadi yang ketiga bagi Martín musim ini. Sebelumnya ia sempat absen panjang setelah kecelakaan pramusim di Sepang, serta insiden lain saat latihan supermotard yang mematahkan tangannya. Meski sempat comeback di Qatar, performanya belum kembali ke level terbaik seperti ketika menjadi juara dunia MotoGP 2024 bersama Ducati.
Martín dipastikan akan menjalani operasi di Rumah Sakit Universitari Dexeus, Barcelona, Senin mendatang, ditangani langsung oleh Dr. Xavier Mir.
Sementara itu, Bezzecchi menjalani pemeriksaan medis pada kaki kanannya. Menurut dokter MotoGP Angel Charte, Bezzecchi mengalami memar parah pada otot abductor kaki, namun tidak ada cedera patah tulang.
“Untuk Bezzecchi, hanya memar otot yang cukup menyakitkan. Tapi untuk Martín, kondisinya lebih serius karena tulang selangka kanan benar-benar bergeser,” ujar Dr. Charte.
Dengan cedera terbarunya ini, musim 2025 Martín kian sulit. Alih-alih bersaing di papan atas, kini ia kembali harus berjuang pulih di ruang operasi.







Komentar