Kapal Aktivis Pembawa Bantuan ke Gaza Diduga Diserang Drone di Lepas Pantai Tunisia

Internasional316 Dilihat

Tunis (Riaunews.com) – Salah satu kapal armada bantuan menuju Gaza diduga diserang drone di perairan Tunisia pada Selasa (9/9/2025) malam. Insiden itu menyebabkan kebakaran di dek atas kapal Alma berbendera Inggris, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

“Untuk malam kedua, terjadi serangan drone kedua,” kata Melanie Schweizer, salah satu koordinator armada, kepada AFP. Armada Sumud Global melaporkan kapal saat itu tengah berlabuh di lepas pantai Tunisia ketika api muncul di bagian atas kapal.

Wartawan AFP menyebut kapal tersebut segera dikepung kapal penegak hukum Tunisia dengan lampu menyala. Namun otoritas setempat menegaskan tidak ada drone yang terdeteksi, dan menduga kebakaran dipicu puntung rokok.

Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina, Francesca Albanese, membagikan video kapal Alma terbakar dan menilai rekaman itu mengindikasikan adanya serangan drone. “Bukti video menunjukkan drone tanpa cahaya menjatuhkan alat pembakar ke dek kapal Alma,” tulisnya di media sosial.

Dalam pernyataan resmi, para aktivis tidak secara langsung menyalahkan Israel, namun menyebut insiden terjadi di tengah meningkatnya agresi terhadap warga Gaza dan berpotensi menjadi upaya menggagalkan misi kemanusiaan. Militer Israel belum menanggapi permintaan komentar.

Armada Sumud Global, yang tiba di Tunisia akhir pekan lalu, menegaskan tetap akan melanjutkan pelayaran damai pada Rabu (10/9). Armada independen ini beranggotakan aktivis internasional, termasuk aktivis lingkungan Greta Thunberg.

Komentar