Warga Pekanbaru Diminta Waspadai Penipuan Atas Nama Pemko, Modus Percepat Pelayanan Publik

Pekanbaru (Riaunews.com) – Masyarakat Kota Pekanbaru diminta mewaspadai aksi penipuan yang mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp tidak dikenal dan mencatut nama serta identitas sejumlah instansi pemerintah untuk meyakinkan calon korban.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, Zaki Helmi, mengatakan modus tersebut tidak hanya mengatasnamakan DPMPTSP, tetapi juga instansi lain, termasuk layanan administrasi kependudukan dan dinas di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Pelaku bahkan menggunakan logo dan moto instansi resmi sebagai foto profil WhatsApp agar nomor tersebut terlihat meyakinkan.

“Masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan dari nomor yang tidak dikenal dan mengatasnamakan instansi pemerintah. Jangan mudah percaya, apalagi jika diminta mengunduh file, menyerahkan data pribadi atau melakukan transfer uang,” kata Zaki, Sabtu (12/9/2026).

Waspadai File APK hingga Permintaan Data Pribadi

Menurut Zaki, salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pengiriman file berformat APK. Pelaku biasanya memberikan nama file seolah-olah berkaitan dengan layanan pemerintah, seperti “Cek KTP”, “Resi Perizinan” atau “Undangan Resmi”.

Masyarakat diminta tidak mengunduh ataupun menginstal file tersebut karena APK mencurigakan berpotensi digunakan untuk mengakses perangkat dan mencuri informasi, termasuk data keuangan korban.

Selain itu, pelaku dapat meminta data pribadi berupa foto KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga swafoto sambil memegang kartu identitas. Data tersebut berisiko disalahgunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman daring ilegal atas nama korban.

Modus lainnya berupa tawaran jalur cepat dalam pengurusan dokumen kependudukan maupun perizinan usaha. Pelaku biasanya menjanjikan proses lebih cepat dengan meminta sejumlah uang muka yang ditransfer ke rekening pribadi.

Zaki menegaskan masyarakat tidak perlu menggunakan perantara untuk mengakses layanan perizinan karena Pemko Pekanbaru telah menyediakan layanan digital. Warga diimbau menggunakan portal resmi seperti SIP AMAN secara mandiri.

Jangan Klik Tautan dan Pastikan Kanal Resmi

Jika menerima pesan mencurigakan dari nomor seluler yang tidak dikenal, masyarakat diminta tidak merespons, mengeklik tautan, atau membuka file yang dikirimkan. Nomor tersebut sebaiknya segera diblokir dan dilaporkan melalui WhatsApp.

“Kalau ada nomor yang mencurigakan, jangan dilayani. Blokir dan laporkan. Masyarakat juga harus memastikan informasi yang diterima berasal dari kanal resmi pemerintah,” ujarnya.

Untuk memastikan informasi dan layanan yang diterima benar-benar resmi, masyarakat diminta mengakses informasi maupun nomor layanan melalui situs web resmi berdomain pekanbaru.go.id atau akun media sosial resmi instansi pemerintah.

Pemko Pekanbaru juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan data pribadi dan melaporkan indikasi penipuan yang mengatasnamakan pemerintah melalui kanal pengaduan resmi.

Komentar