Pekanbaru (Riaunews.com) – Arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terus mengalami peningkatan. Puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan jumlah penumpang diprediksi mencapai sekitar 14 ribu orang dalam satu hari.
Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengatakan lonjakan penumpang terjadi seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. Banyak masyarakat mulai memanfaatkan transportasi udara untuk pulang ke kampung halaman.
“Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi besok, Rabu 18 Maret 2026, dengan estimasi sekitar 14 ribu penumpang dan pergerakan pesawat mencapai 84 pergerakan,” ujar Achmad, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, pada hari ini Bandara SSK II Pekanbaru diprediksi melayani sekitar 75 penerbangan yang terdiri dari 65 penerbangan domestik dan 10 penerbangan internasional. Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 12.904 orang.
Penumpang Diperkirakan Capai 14 Ribu Orang dalam Sehari
Berdasarkan laporan harian Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) Bandara SSK II Pekanbaru pada 16 Maret 2026, total pergerakan pesawat mencapai 82 penerbangan, terdiri dari 67 penerbangan domestik dan 15 penerbangan internasional.
Jumlah penumpang yang dilayani pada hari tersebut mencapai 11.578 orang. Rinciannya, penumpang domestik datang sebanyak 5.695 orang dan berangkat 4.337 orang. Sementara penumpang internasional tercatat 777 orang datang dan 769 orang berangkat.
Selain penumpang, aktivitas kargo juga tercatat cukup tinggi dengan total 62.294 kilogram. Rinciannya, kargo datang sebanyak 38.723 kilogram dan kargo berangkat 23.571 kilogram.
Dari sisi ketepatan waktu penerbangan, tingkat On Time Performance (OTP) tercatat sebesar 84 persen dengan 69 penerbangan tepat waktu dan 13 penerbangan mengalami keterlambatan. Sementara tingkat keterisian penumpang atau load factor berada di angka 80 persen.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 atau H-5 Lebaran, jumlah pergerakan pesawat meningkat sebesar 10,8 persen. Namun jumlah penumpang sedikit menurun sebesar 0,1 persen, sedangkan volume kargo mengalami kenaikan tipis sebesar 0,5 persen.
“Dengan tren peningkatan ini, kami memastikan seluruh operasional berjalan lancar dan pelayanan kepada penumpang tetap optimal selama periode angkutan Lebaran,” tutup Achmad.







Komentar