Jakarta (Riaunews.com) – Pasar sepeda motor nasional masih didominasi oleh segmen motor matik. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat skuter matik menjadi tulang punggung penjualan kendaraan roda dua dan diproyeksikan tetap mendominasi pasar hingga 2026.
Berdasarkan data AISI, kontribusi motor matik terhadap total penjualan sepeda motor sepanjang 2025 mencapai 91,7 persen. Angka tersebut menunjukkan preferensi konsumen Indonesia yang masih sangat kuat terhadap kendaraan yang praktis, efisien, dan nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan dominasi motor matik berperan besar dalam menjaga stabilitas industri sepeda motor nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi sektor otomotif.
“Sepeda motor, khususnya matik, masih sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif, baik untuk menunjang kegiatan ekonomi maupun kebutuhan leisure dan gaya hidup masyarakat,” ujar Sigit, dikutip Sabtu (10/1/2026).
Sementara itu, segmen sepeda motor lain masih tertinggal jauh. Penjualan motor jenis underbone tercatat hanya menyumbang sekitar 4,46 persen dari total pasar, sedangkan segmen sport berkontribusi sekitar 3,51 persen.
Adapun sepeda motor listrik masih memiliki porsi yang sangat kecil, yakni di bawah 1 persen dari total penjualan nasional. Meski potensinya dinilai cukup besar ke depan, AISI mencatat adopsi motor listrik masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari harga, infrastruktur pendukung, hingga kebiasaan konsumen.







Komentar