Solaris, Konsep Motor Listrik Tenaga Surya Futuristis dari Italia yang Diluar Logika Produksi

Otomatif, Tekno154 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Konsep motor listrik tenaga surya bernama Solaris kembali mencuri perhatian publik. Rancangan MASK Architects asal Italia ini menawarkan pendekatan ekstrem dalam dunia kendaraan roda dua, dengan desain futuristis dan gagasan pengisian daya mandiri melalui energi matahari.

Solaris dirancang mampu mengisi ulang baterai menggunakan panel surya berbentuk lingkaran yang dapat membuka saat motor diparkir. Panel tersebut menyerupai kelopak bunga dan berfungsi menyerap energi matahari, lalu menutup kembali ketika motor digunakan, sehingga tidak mengganggu aerodinamika saat berkendara.

Meski tampil layaknya properti film fiksi ilmiah, konsep ini dinilai menarik karena secara teknologi tidak sepenuhnya mustahil. Panel surya portabel, baterai litium, sistem pengereman regeneratif, hingga material ringan seperti aluminium dan komposit karbon sudah tersedia dan digunakan di berbagai industri.

MASK Architects membekali Solaris dengan motor listrik bertenaga besar, rangka ringan, serta kokpit digital yang menampilkan data serapan energi surya dan performa kendaraan. Sistemnya juga terhubung dengan aplikasi ponsel untuk pemantauan kondisi motor secara real time.

Dari sisi desain, Solaris terinspirasi dari gerakan macan tutul. Proporsi rangka, posisi berkendara, dan siluet motor dirancang aerodinamis untuk menonjolkan kesan lincah dan seimbang, meski realisasi desain ini ke tahap produksi massal masih dipertanyakan.

Solaris kerap disebut sebagai “motor Schrödinger”, hadir sebagai konsep yang bisa dikagumi namun belum sepenuhnya realistis untuk diwujudkan saat ini. Meski demikian, perkembangan teknologi baterai dan panel surya dinilai dapat membuka peluang agar ide motor listrik tenaga surya seperti Solaris suatu hari nanti menjadi kenyataan.

Komentar