Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Camat Logas Tanah Darat, Sahferi, membantah kabar dugaan perbuatan asusila yang menyeret nama Kepala Desa Lubuk Kebun, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Ia menegaskan isu mobil bergoyang hingga dugaan mesum di depan minimarket tidak sesuai fakta.
Menurut Sahferi, dirinya telah mengonfirmasi langsung kepada kepala desa berinisial A tersebut. Ia memastikan tidak ada perbuatan melanggar norma agama seperti yang ramai diperbincangkan di masyarakat. “Saya sudah konfirmasi langsung kepada kades yang bersangkutan. Informasi itu tidak benar,” kata Sahferi, Rabu (17/12/2025).
Sahferi menjelaskan, saat kejadian di depan minimarket, kepala desa tidak berada berdua dengan seorang perempuan. Di dalam mobil tersebut disebut ada tiga orang, yakni seorang perempuan dan seorang anak berusia sekitar 7 tahun, dengan kondisi kaca mobil terbuka.
“Di dalam mobil ada ibu dan anak. Tidak ada perbuatan asusila. Tuduhan mobil bergoyang dan mesum itu tidak benar,” tegasnya.
Ia juga membantah kabar adanya kesepakatan adat atau pernikahan antara kepala desa dan perempuan tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada musyawarah niniak mamak seperti yang beredar di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Lurah Pasar Usang Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, menyebut warga mencurigai sebuah mobil yang terparkir lama dan diduga bergoyang di depan minimarket. Pemuda setempat kemudian mengamankan seorang pria yang diketahui menjabat sebagai kepala desa bersama seorang perempuan.
Hingga kini, muncul dua versi berbeda terkait peristiwa tersebut. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi untuk memastikan fakta sebenarnya atas dugaan perbuatan asusila yang sempat menghebohkan warga.







Komentar