Hotspot Riau Turun Drastis Jadi 44 Titik, Inhu Masih Terbanyak

Pekanbaru (Riaunews.com) – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau turun drastis menjadi 44 titik berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru, Sabtu (12/9/2026). Sebagian besar titik panas tersebut terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengatakan data tersebut diperoleh melalui pemantauan citra satelit. Dari 44 hotspot yang terdeteksi, sebanyak 31 titik berada di Inhu.

Sementara itu, 12 titik panas terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan satu titik berada di Kabupaten Bengkalis.

“Riau terdeteksi 44 titik panas, dengan sebaran Kabupaten Bengkalis satu titik, Indragiri Hilir 12 titik dan Indragiri Hulu 31 titik,” ujar Anggun.

Turun dari 123 Hotspot Sehari Sebelumnya

Jumlah hotspot di Riau tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Jumat (11/9/2026), BMKG mencatat sebanyak 123 titik panas di Riau.

Di wilayah Sumatera, BMKG mendeteksi total 1.186 titik panas. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 803 titik, disusul Bangka Belitung 194 titik, Lampung 90 titik, Kepulauan Riau 36 titik dan Jambi 19 titik.

Potensi Karhutla Masih Perlu Diwaspadai

Meski jumlah hotspot menurun, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih perlu diwaspadai, terutama di wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir yang masih mencatatkan titik panas.

BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sejumlah wilayah Riau pada Sabtu. Hujan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelembapan lahan dan membantu menekan potensi meluasnya kebakaran.

Komentar