Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 317 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau pada Kamis (10/9/2026). Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 2.762 hotspot yang terpantau di wilayah Sumatera.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan, Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau, yakni 154 titik.
“Selanjutnya Kabupaten Kepulauan Meranti 37 titik, Bengkalis 34 titik, Pelalawan 24 titik, Indragiri Hilir 22 titik, Kuantan Singingi 17 titik dan Siak 14 titik,” ujarnya.
Selain itu, Kota Dumai terdeteksi 11 hotspot, Kampar dua titik, Rokan Hilir satu titik, dan Rokan Hulu satu titik.
Riau Peringkat Ketiga di Sumatera
Secara regional, jumlah hotspot di sejumlah provinsi Sumatera masih cukup tinggi. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 1.668 titik, disusul Jambi 247 titik dan Bangka Belitung 237 titik.
Selanjutnya Lampung mencatat 126 titik, Kepulauan Riau 73 titik, Sumatera Barat 46 titik, Aceh 23 titik, Bengkulu 13 titik, dan Sumatera Utara 12 titik.
Dengan 317 hotspot, Riau menempati posisi ketiga sebagai provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak di Sumatera dalam pemantauan tersebut, setelah Sumatera Selatan dan Jambi.
Hujan Berpotensi Guyur Riau
Di tengah tingginya jumlah hotspot, BMKG Pekanbaru memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Riau pada Kamis (10/9/2026).
Hujan bahkan berpotensi turun di sebagian besar wilayah Riau pada malam hari. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan, meski masyarakat tetap diminta waspada terhadap keberadaan titik panas.







Komentar