Polisi Musnahkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan Usai Terima Laporan Warga

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Polsek Cerenti menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Layanan Kepolisian 110 terkait dugaan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kamis (10/9/2026).

Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cerenti Ipda Toni, S.E., personel kepolisian bersama Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi yang dilaporkan. Petugas kemudian menemukan dua unit rakit PETI jenis dompeng yang sedang dirangkai atau dalam proses pembuatan di aliran sungai.

Terima Laporan, Polisi Langsung Datangi Lokasi

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Cerenti Iptu Feri Padli mengatakan, laporan masyarakat yang diterima melalui Layanan Kepolisian 110 langsung ditindaklanjuti oleh personel di lapangan.

“Personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap informasi yang disampaikan masyarakat,” ujar Feri.

Saat petugas tiba, aktivitas PETI telah ditinggalkan. Rakit yang diduga akan digunakan untuk aktivitas penambangan tersebut bergerak menuju arah hulu Sungai Kuantan menggunakan mesin pendorong.

Petugas kemudian melakukan penindakan dengan memusnahkan dua unit rakit tersebut. Polisi membakar rakit PETI agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.

Polisi Ajak Warga Laporkan Aktivitas PETI

Feri menegaskan, Polsek Cerenti akan terus menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah hukum mereka.

Menurutnya, aktivitas pertambangan ilegal berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu kelestarian aliran Sungai Kuantan.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas PETI melalui saluran pengaduan yang tersedia, termasuk Layanan Kepolisian 110. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan,” pungkas Feri.

Komentar