264 Hotspot Terdeteksi di Riau, Inhil dan Pelalawan Terbanyak

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 264 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data BMKG Pekanbaru. Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Pelalawan menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan jumlah hotspot di seluruh wilayah Sumatera mencapai 1.620 titik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 264 titik terdeteksi berada di Riau.

“Total titik panas wilayah Sumatera sebanyak 1.620 titik, dengan 264 titik di antaranya terdeteksi di Riau,” ujarnya.

Inhil dan Pelalawan Dominasi Hotspot

Hotspot di Riau tersebar di 11 kabupaten/kota. Inhil menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 88 titik. Selanjutnya Pelalawan dengan 80 titik dan Indragiri Hulu sebanyak 41 titik.

Daerah lainnya yang terdeteksi hotspot yakni Bengkalis 14 titik, Siak 13 titik, Kuantan Singingi 12 titik, Kampar 7 titik, Rokan Hilir 4 titik, Dumai 3 titik, Rokan Hulu 1 titik, dan Kepulauan Meranti 1 titik.

Dengan data tersebut, tiga wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi di Riau berada di Inhil, Pelalawan, dan Indragiri Hulu.

Sumsel Tertinggi di Sumatera

Secara regional, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni 827 titik. Kemudian Lampung 158 titik, Jambi 157 titik, Bangka Belitung 108 titik, Sumatera Utara 41 titik, dan Sumatera Barat 38 titik.

Selanjutnya Aceh tercatat 12 titik, Bengkulu 10 titik, Kepulauan Riau 5 titik, serta Riau 264 titik. Data hotspot tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu diwaspadai dalam pemantauan potensi karhutla.

BMKG Pekanbaru terus memantau perkembangan titik panas, kondisi cuaca, arah angin, serta indikator cuaca kebakaran sebagai bagian dari upaya mitigasi karhutla di Riau.

Komentar