Tokoh Masyarakat Riau Soroti Ricuh DPRD, Minta Marwah Lembaga Dijaga

Pekanbaru (Riaunews.com) – Tokoh masyarakat Riau, Hj Azlaini Agus, menyoroti kericuhan yang terjadi di Gedung DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026) yang melibatkan anggota DPRD Riau Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan alias Eet beserta para pendukungnya. Azlaini menilai insiden tersebut mencoreng kehormatan lembaga legislatif dan menunjukkan lemahnya profesionalisme serta moralitas sebagian politisi.

Menurut Azlaini, seorang politisi harus memiliki dua aspek utama, yakni kemampuan profesional dan moralitas. Kemampuan profesional diperlukan agar seorang wakil rakyat memahami apa yang disampaikan, kepada siapa berbicara, serta mampu menempatkan diri sesuai situasi. Sementara moralitas menjadi landasan untuk menjaga marwah pribadi maupun lembaga DPRD.

Nilai Kericuhan Cederai Marwah DPRD

Azlaini menilai kericuhan di DPRD Riau memperlihatkan bahwa sebagian politisi belum menunjukkan sikap yang semestinya sebagai wakil rakyat. Ia menyebut lembaga yang seharusnya dihormati justru terlihat kehilangan wibawa akibat insiden tersebut.

“Kejadian yang terjadi di DPRD Riau menunjukkan kepada kita bahwa sebagian politisi yang ada di DPRD Riau tidak memiliki kemampuan profesional dan moralitas yang seharusnya, sehingga Dewan yang terhormat terlihat menjadi seperti pasar malam, dan beberapa politisi terkesan tak ubahnya seperti preman pasar,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI dan Komisioner Ombudsman RI itu juga mengkritik tindakan membawa orang dari luar ke dalam Gedung DPRD saat perdebatan berlangsung. Menurutnya, tindakan tersebut tidak mencerminkan etika seorang politisi dan justru memperkeruh suasana di lingkungan lembaga legislatif.

Berharap Kejadian Tak Terulang

Azlaini menilai insiden tersebut bukan hanya mempermalukan individu yang terlibat, tetapi juga merusak citra DPRD Riau di mata masyarakat. Ia bahkan menduga kericuhan dipicu persoalan perebutan anggaran dan proyek APBD Riau, meski dugaan tersebut merupakan pandangan pribadinya.

Sebagai masyarakat, Azlaini mengaku kecewa karena wakil rakyat yang dibiayai melalui anggaran negara justru terlibat dalam kericuhan. Ia berharap para anggota DPRD Riau dapat kembali mengedepankan etika, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi sebagai representasi masyarakat.

Sebelumnya, rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau memanas saat Indra Gunawan Eet dan Wakil Ketua I DPRD Riau Parisman Ikhwan terlibat adu mulut. Ketegangan berlanjut setelah kedua kubu disebut membawa pendukung ke Gedung DPRD Riau hingga terjadi aksi saling dorong, adu pukul, dan pelemparan benda sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

Komentar