Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Tiga Orang Masih Hilang

Siak18 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Sebuah kapal pompong tenggelam di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (7/7/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang masih dinyatakan hilang, satu orang meninggal dunia, dan tiga lainnya berhasil diselamatkan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal sekitar pukul 00.00 WIB dari Jeny, perwakilan Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.

Berdasarkan informasi awal, kapal pompong tersebut sedang melakukan pemeriksaan draft survey di kapal MV Himala. Saat berada di lokasi, kapal dihantam arus yang cukup kuat hingga terseret ke bawah kapal tongkang yang sedang bersandar di sisi MV Himala dan akhirnya tenggelam.

“Akibat arus yang cukup kuat, kapal pompong terseret ke bawah kapal tongkang yang sedang bersandar di sisi MV Himala hingga menyebabkan kapal tenggelam,” kata Budi, Selasa (7/7/2026).

Usai menerima laporan, Basarnas Pekanbaru langsung mengerahkan 10 personel penyelamat menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 103 kilometer dari Kantor Basarnas Pekanbaru untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Basarnas Fokus Lakukan Pencarian Korban

Budi menjelaskan, operasi SAR difokuskan di sekitar titik terakhir keberadaan korban (Last Known Position/LKP) dengan metode pencarian di permukaan. Apabila kondisi cuaca dan arus memungkinkan, tim juga akan melakukan penyelaman untuk mempercepat proses pencarian.

“Jika kondisi cuaca dan arus mendukung, tim juga akan melakukan penyelaman guna mempercepat pencarian korban yang masih hilang,” ujarnya.

Dari tujuh orang yang berada di atas kapal saat kejadian, tiga orang berhasil selamat, satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

“Kami mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian terhadap para korban. Semoga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tutup Budi.

Komentar